Bertanding di San Siro, baik Milan maupun Udinese sama-sama bermain dalam tempo tinggi. Baru 35 detik laga berjalan, Super Mario sudah membuat repot pertahanan Udinese. Manuvernya sukses melewati dua pemain lawan tapi sayang tendangannya hanya membentur tiang jauh.
Pada menit ke-25, Balotelli akhirnya benar-benar mencetak gol. Berawal dari akselerasi Stephan El Shaarawy di sisi kanan pertahanan Udinese, umpan silangnya berhasil diselesaikan dengan baik oleh tendangan voli kaki kiri Super Mario dari jarak dekat.
Balotelli benar-benar menjadi bintang di babak pertama ketika tendangan jarak jauhnya nyaris kembali membobol gawang Daniele Padelli. Beruntung, kiper Udinese itu masih bisa mengamankan gawangnya.
by okezone.com
Jelang turun minum, Udinese sempat mengancam gawang Marco Amelia tapi gagal. Kedudukan 1-0 pun bertahan hingga jeda.
Keasyikan menyerang membuat Milan lupa pertahanan. 10 menit laga babak kedua berjalan, Udinese berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik. Giampiero Pinzi membuat skor 1-1 pada menit ke-55.
Milan bermain dengan sempat striker sekaligus sejak menit ke-68 saat Bojan Krkic masuk menggantikan Antonio Nocerino. Hasilnya nyaris terlihat sembilan menit kemudian, sayang tendangan voli M’Baye Niang dari dalam kotak penalti hanya membentur mistar.
Kontroversi terjadi di menit ke-92 saat El Shaarawy dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Thomas Heurtaux. Dari tayangan ulang terlihat tekel tersebut bersih. Namun, wasit Davide Massa tetap pada keputusannya.
Balotelli dengan dingin menjalankan tugasnya. Skor pun menjadi 2-1 pada menit ke-94.
Dengan kemenangan ini, Rossoneri memang tidak beranjak dari posisi lima klasemen sementara. Namun, Milan kini menyamai poin rival sekotanya Inter Milan, dengan sama-sama mengoleksi 40 poin (Milan hanya kalah head to head). Selain menyamai poin Inter, Milan juga hanya tertinggal tiga angka dari zona Liga Champions yang dihuni Lazio di posisi tiga.







0 komentar:
Posting Komentar